Cara Mencegah Asam Urat

Asam urat yang merupakan penyakit gangguan radang sendi, memang bukan lah termasuk penyakit menular. Hanya saja asam urat memang sangat mengganggu khususnya bagi mereka yang telah memasuki usia yang cukup tua.

Asam urat sebenarnya secara alami ada di dalam tubuh manusia, jumlah kadar asam urat akan semakin meningkat atau berkurang seiring jalannya usia dan bagaimana seseorang menjaga pola hidup dengan baik, dan pola asupan makanan yang dikonsumsi setiap harinya secara teratur. Umumnya sumber makanan yang kita makan memang banyak mengandung unsur purin. Purin inilah yang menyebabkan asam urat semakin meningkatkan jumlahnya hingga diatas batas normal.

Namun ada beberapa cara umum yang dapat dilakukan sebagai salah satu upaya dalam mencegah kadar asam urat yang semakin meningkat. Menurut situs Best Gout Remedies, diantaranya :

1. Mengurangi atau membatasi makanan yang mengandung kadar purin tinggi

Dengan membatasi atau mengurangi asupan makanan yang mengandung kadar purin merupakan salah satu cara efektif untuk menekan jumlah asam urat agar tidak semakin meningkat. Tukar makanan anda dengan makanan yang mengandung rendah purin atau purin sedang, seperti :

a. Jenis makanan yang mengandung kadar purin rendah ( kurang dari 50 mg/100 gr), antara lain sumber karbohidrat, kecuali havermut (oatmeal)
b. Jenis makanan yang mengandung kadar purin sedang ( 50-150 mg/100gr ), antara lain havermut/oatmeal dan semua olahan gandum, ikan, ayam, dan daging rendah lemak, kacang-kacangan kering, tahu, tempe, jenis sayur-sayuran.

2. Menguragi atau menghindari minuman yang mengandung alkohol

Minuman yang mengandung alkohol bukan hanya bir dan minuman yang mengandung alkohol lainnya, lebih baik dihindari karena minuman alkohol adalah jenis minuman dengan kadar purin tertinggi. Jika tidak dapat meninggalkan alkohol, minumlah dengan porsi sedang yakni maksimal tidak lebih dari 1 gelas per hari.

3. Banyak mengkonsumsi air mineral

Minumlah air mineral setiap harinya minimal 8-10 gelas per hari atau setara dengan 1-2 liter per harinya atau disesuaikan denagn kebutuhan tubuh akan air mineral. Hindari minuman atau air yang mengandung air alkalin, hindari pula minuman yang mengandung soda sebab minuman tersebut mengandung banyak garam.

4. Kombinasikan dengan minum susu dan jus jeruk

Menurut beberapa penelitian, susu ternyata dapat menurunkan kadar asam urat dalam darah. Jika seseorang diketahui secara potensial menderita asam urat, maka kadar asam urat dapat diminimalisir atau diturunkan dengan mengkonsumsi segelas susu rendah lemak setiap harinya. 1 gelas susu dapat menurunkan kadar asam urat dalam darah hingga 0,25 mg/dL, jika susu dikonsumsi setiap hari selama 1 bulan dapat menurunkan 7,5 mg/dL. Sama halnya dengan jus jeruk dapat menurunkan resiko kadar asam urat dalam darah, meskipun tingkat efektivitasnya tidak sama dengan susu. Jus jeruk termasuk dalam minuman yang mengandung kadar purin sedang.

5. Minum Kopi

Kopi yang sejatinya mengandung unsur kafein yang cukup tinggi, tak selalu dinilai buruk karena menurut beberapa peneliti, bahwa dengan mengkonsumsi kopi dengan takaran yang disesuaikan minimal 1 cangkir kopi = 100ml, dapat menurunkan kadar asam urat dalam darah. Bagi mereka yang telah terdiagnosis terkena asam urat dapat mengkonsumsi kopi sesuai dengan dosis yang telah ditetapkan.

6. Santap ceri, seledri , stroberi

Komponen buah beri ternyata dapat menurunkan kadar asam urat dan mencegah tubuh dari serangan asam urat. Hal ini disampaikan oleh beberapa pasien yang menderita asam urat yang mengkonsumsi buah chery yang merupakan salah satu kelompok buah beri, dengan mengkonsumsi buah ceri dapat menghilangkan rasa nyeri karena asam urat. Kelompok buah beri yang dapat bermanfaat untuk pencegahan asam urat adalah strawberry, chery, blueberry, billberry, dan seledri. Semua jenis buah tersebut dapat diolah menjadi buah yang dapat dimakan langsung atau dibuat jus segar. Kelompok buah chery tersebut ternyata mengandung kadar purin yang rendah, diperkaya antioksidan yang baik dan rasanya tidak terlalu asam.

7. Konsumsi multivitamin tambahan

Selain mengurangi makanan yang mengandung kadar purin yang tinggi, banyak minum air mineral dan sebagainya. Cara lainnya untuk mencegah kadar asam urat semakin meningkat tajam. Diperlukan konsumsi multivitamin tambahan untuk pencegahan lebih optimal dan menjaga daya tahan tubuh tetap terjaga. Minimal dalam 1 hari konsumsi 1 tablet/pil/kapsul multivitamin setiap harinya. Pilihlah suplemen multivitamin yang mengandung mineral seperti kalsium magnesium, dan zinc. Lebih disarankan pada mereka yang berusia diatas 40 tahun yang memiliki resiko terserang asam urat.

8. Turunkan berat badan

Mereka yang memiliki kelebihan berat badan, kegemukan atau obesitas merupakan sasaran utama terkena asam urat. Hal ini disebabkan mereka yang memiliki bobot tubuh yang berat dengan kadar lemak tinggi, dan kalori dapat meningkatkan kadar asam urat semakin meningkatkan kinerjanya. Obesitas dapat dengan mudah mengundang suatu gangguan kesehatan dan penyakit seperti kolesterol, penyakit jantung, asam urat dan penyakit lainnya. Menurunkan berat badan memang adalah hal yang cukup sulit dilakukan namun merupakan salah satu hal yang sangat penting dalam pencegahan asam urat. Jika anda ingin melakukan menurunkan berat badan atau melakukan diet, lakukanlah diet sehat namun tidak mengurangi asupan nilai gizi dan nutrisi yang diperlukan tubuh.

9. Konsumsi suplemen vitamin C

Untuk menjaga kesehatan tubuh dan tubuh tetap mendapatkan asupan vitamin yang cukup, konsumsi suplemen vitamin C minimal 500 mg setiap harinya. Beberapa peneliti, membuktikan dengan rutin konumsi suplemen vitamin C dapat mencegah asam urat.

Posted in Cara Mencegah Asam Urat | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Cara Mencegah dan Mengobati Asam Urat

Asam urat adalah hasil produksi oleh tubuh, sehingga keberadaannya bisa normal dalam darah dan urine. Akan tetapi sisa dari metabolisme protein makanan yang mengandung purin juga menghasilkan asam urat.

Oleh karena itulah kadar asam urat di dalam darah bisa meningkat bila seseorang terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung purin tinggi (seperti ekstrak daging, kerang dan jeroan seperti hati ginjal, limpa, paru dan otak).

Mereka yang menderita asam urat umumnya memiliki berat badan berlebih dengan ketidakseimbangan asupan makanan yang banyak mengandung purin.

Salah satu cara untuk mencegah asam urat adalah dengan melakukan diet sehat dengan menghindari atau mengurangi asupan purin. Diet yang salah khususnya jika terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung purin (protein inti). Makanan lain seperti emping, kacang-kacangan, bayam, kangkung, kubis, makanan kaleng, tape, kopi, alkohol, durian dan avokad juga mempunyai kecenderungan meningatkan kadar asam urat darah.

Oleh karenanya, disarankan penderita asa urat untuk menghindari atau mengurangi jenis-jenis makanan di atas. Dengan diimbangi oleh asupan sayur dan buah.

Posted in Cara Mencegah Asam Urat | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Cara Mencegah Asam Urat dan Rematik

Dulu, asam urat dikenal sebagai “penyakitnya raja-raja” karena kebiasaan mereka mengkonsumsi makanan enak. Namun, sekarang keadaan tersebut tidak berlaku lagi. Pasalnya, kini asam urat menyerang siapa saja dari muda sampai tua. Bahkan, di Indonesia kejadian gout diderita pada usia yang lebih dini dibanding di negara Barat. Di Indonesia 32% asam urat terjadi pada pria di bawah usia 34 tahun.

Asam urat merupakan bagian dari metabolisme purin. Dalam keadaan normal, produk buangan ikut terbuang melalui urin atau saluran ginjal, termasuk asam urat. Jika keadaan ini tidak berlangsung normal, asam urat yang diproduksi akan menumpuk dalam jaringan tubuh. Akibatnya, terjadi penumpukan kristal asam urat pada daerah persendian sehingga menimbulkan rasa sakit yang luar biasa.

Purin merupakan senyawa yang akan diubah menjadi asam urat dalam tubuh. Kadar asam urat meningkat karena asupan makanan tinggi purin. Jenis makanan yang tinggi purin, misalnya jeroan, seafood, makanan kaleng dan kaldu daging.

Asam urat dan rematik merupakan penyakit yang saling berhubungan. Para ahli menegaskan, jangan menunda pengobatan kedua penyakit ini. Khusus untuk asam urat, jika kadarnya dibiarkan di atas 7 mg%, kristal monosodium urat yang menumpuk dalam ginjal bisa mengakibatkan batu ginjal. Bahkan, busa merusak jaringan ginjal yang bia berujung pada terjadinya gagal ginjal. Tidak itu saja, disinyalir asam urat memicu timbulnya tekanan darah tinggi, jantung koroner dan diabetes.

Sebenarnya Anda dapat mengontrol kesehatan sendiri sebelum terjadi serangan yang lebih berbahaya. Perawatan sendiri merupakan usaha yang paling mudah dan tentunya aman.

1. Olahraga ringan

Olahraga yang teratur memperbaiki kondisi kekuatan dan kelenturan sendi serta memperkecil risiko terjadinya kerusakan sendi akibat radang sendi. Jalan kaki, bersepeda, dan joging bisa dijadikan alternatif olahraga untuk mengatasi rematik dan asam urat.

2. Diet

Untuk asam urat, diet merupakan bagian yang sangat penting untuk mengatasinya. Yang peru diingat, turunkan kadar asam urat secara perlahan.

a. Batasi asupan makanan tinggi purin

Penderita yang sudah mengalami pembengkakan sendi seharusnya tidak mengkonsumsi makana yang berpurin. Namun, menghindari makanan sumber protein hampir tidak mungkin dilakukan. Yang bisa dilakukan adalah membatasi asupan purin menjadi 100-150 mg/hari.

b. Cukup kalori

Sesuaikan kebutuhan kalori dengan berat badan dan tinggi badan. Bagi penderita yang mengalami kelebihan berat badan, kurangi asupan kalori. Namun, perlu diingat bahwa asupan kalori yang terlalu sedikit juga meningkatkan kadar asam urat.

Posted in Cara Mencegah Asam Urat | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Mencegah Penyakit Asam Urat

Sebagian besar jenis vitamin B terdapat pada madu dan nasi. Oleh karena itu, kita harus berhati-hati saat mencuci beras. Jangan terlalu banyak membilas beras agar tidak banyak vitmain B yang terbuang.

Tidak semua jenis vitamin B baik untuk asam urat, hanya vitamin B5 dan B6  yang baik bagi penderita asam urat. Vitamin B lainnya, misalnya niasin atau B3 dapat menyebabkan hiperuruisemia yakni kadar asam urat dalam darah lebih tinggi dari batas normal.  Mengapa vitamin B3 atau niasin dapat berkompetisi dengan gout saat dibuang keluar tubuh. Itu artinya, terlalu banyak niasin membuat tubuh lebih memilih untuk  membuang niasin yang dianggapnya memiliki kadar berlebih. Sebagai konsekuensinya, asam urat akan menumpuk dalam darah.

Dalam jumlah kecil, niasin tidak mudah diserap oleh tubuh, tidak dianjurkan mengkonsumsi niasin dengan dosis lebih  dari 50 mg per hari,  yang setara dengan 60 buah jagung. Banyak sekali zat gizi dalam buah yang bermanfaat bagi tubuh. Mislanya, fruktosa atau gula buah yang mudah diserap oleh tubuh, sejumlah vitamin dan mineral, antioksidan, dan juga anti kanker. Buah yang harus dihindari oleh penderit asam urat adalah durian karena mengandung kadar purin yang cukup tinggi dan alkohol. Sama halnya dengan buah alpukat yang mengandung niasin dan kadar lemak yang cukup tinggi harus dihindari.

Namun yang perlu digaris bawahi adalah lemak dan protein nabati yang terdapat dalam buah-buahan jauh lebih bersahabat daripada lemak dan protein hewani.

Cara lain dalam mencegah asam urat agar tidak semkin meningkat tajam, dengan mengkonsumsi madu. Karena madu adalah salah satu bahan alami yang paling banyak khasiatnya. Meskipun banyak kandungan glukosa dan fruktosa, madu mudah diserap dan larut dalam darah. Dengan demikian, kandungan tersebut mudah dimanfaatkan oleh organ tubuh. Penelitian pada Januari 2004 diketahui bahwa madu mempunyai kemampuan untuk menghalangi “peperangan berlebih” yang diakibatkan sel-sel radang. Madu berkhasiat meningkatkan metabolisme dan daya tahan tubuh. Artinya, radikal bebas yang bisa memancing produksi asam urat berlebihan bisa ditekan.

Posted in Cara Mencegah Asam Urat | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Mencegah Asam Urat

Sebagai salah satu pencegahan untuk mencegah asam urat agar tidak semakin meningkat, perlu disadari dengan mematuhi asupan makanan yang baik, teratur dan pastinya mengurangi asupan makanan yang mengandung kadar purin tinggi. Berikut ini ada beberapa tips untuk memilih makanan yang aman bagi penderita asam urat sebagai salah satu pencegahan penyakit asam urat, diantaranya :

1. Kurangi makanan berkalori tinggi dan asupan makanan yang mengandung pemanis, terutama pemanis buatan untuk mengurangi berat badan berlebih.

2. Konsumsi makanan berkarbohidrat yang termasuk dalam golongan pertama, dan sesekali selingi dengan makanan golongan kedua.

3. Tambahkan asupan vitamin C, beta karoten, asam folat, dan vitamin B12. Vitamin tersebut banyak terdapat pada buah dan sayur yang berwarna kemerahan, orange dan kuning. Misalnya tomat, wortel, pepaya, belimbing manis, paprika merah, strawberry, jambu biji, dan semangka.

4. Kurangi konsumsi makanan berlemak dan makanan dengan kadar natrium tinggi. keduanya dapat mencegah timbulnya sindroma metabolik.

Penderita asam urat boleh makan apa saja yang ada di golngan pertama dan kedua. makanan yang harus dihindari adalah makanan golongan ketiga.

Berikut jenis penggolongan makanan yang mengandung purin, diantaranya :

1. Jenis makanan yang mengandung golongan kadar purin rendah (kurang dari 50 mg/100 gr), seperti : sumber karbohidrat, kecuali havermut/oatmeal, buah dan sayur, telur dan susu, seerta gula.

2. Jenis makanan yang mengandung golongan kadar purin sedang (50-150 mg/100 gr), seperti : havermut/oatmeal, dan semua olahan gandum, ikan, ayam, dan daging, kacang-kacangan kering, tahu dan tempe, jenis sayur-sayuran seperti kembang kol, brokoli, asparagus, jamur, buncis,kangkung, daun singkong, daun pepaya.

3. Jenis makanan yang mengandung golongan kadar purin tinggi (150-1000 mg/100 gr), seperti :

- otak dan jeroan : paru, jantung, hati, usus, babat, ginjal
- daging cincang, ekstrak daging, dagiing awetan, kaldu daging
- bebek, burung dara, sapi, kambing
- hewan laut : anchovy, udang, lobster, remis, tiram, kerang, dan cumi.

Posted in Cara Mencegah Asam Urat | Tagged , , , , , , , | Leave a comment